Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) didirikan sejak tahun 1901 oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda dengan nama Centrale Proefstation Vereniging (CPV), terletak kurang lebih 100 m di sebelah Utara Kebun Raya Bogor, di kota Bogor, Jawa Barat.
Pengembangan berbagai komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, karet, kopi, kakao dan teh di Indonesia tidak terlepas dari peran lembaga ini. Lembaga penelitian perkebunan nasional ini menjadi cikal bakal pembentukan lembaga penelitian komoditas perkebunan di Indonesia.
PELATIHAN KULTUR JARINGAN
Pembangunan perkebunan di Indonesia meningkat pesat dalam satu dekade terakhir. Saat ini areal perkebunan kelapa sawit, karet dan kakao Indonesia merupakan yang terluas di dunia. Kebutuhan bibit tanaman perkebunan di Indonesia mencapai ratusan juta bibit per tahun. Teknologi kultur jaringan mampu AKREDITASI PRANATA LITBANG BPBPIBPBPI telah melakukan akreditasi ulang pranata litbang sesuai dengan pedoman KNAPPP 02:2007 dan sekaligus surveilen tahun 2009 dengan 10 ruang lingkup, yang meliputi : diagnostic application, transgenesis, genetic engineering, enzyme technology, biotechnology, post harvest technology, plant improvement, plant growth and development, plant protection, and fertilizer and agrochemical application. |
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK
Akan diadakan pelatihan pengolahan limbah organik perkebunan stage II pada tanggal 1-3 maret 2010 di kampus BPBPI bogor. Info lebih lanjut hubungi : Dian AB / Wibik 08170918346 - (0251) 8324048/8327449 MENGATASI MONSTER YANG MENGANCAM PERKEBUNAN KELAPA SAWITDarmono Taniwiryono - Kepala Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia. Jamur sebesar kapal selam dengan pertumbuhan yang lebih cepat ditemukan di bawah perkebunan kelapa sawit di Indonesia. |





