
|
OrgaDec
Orgadec (Organic Decomposer) diformulasikan dengan bahan aktif mikroba asli Indonesia yang memiliki kemampuan menurunkan C/N secara cepat dan bersifat antagonis terhadap beberapa jenis penyakit akar. Mikroba yang digunakan adalah Trichoderma pseudokoningii dan Cytophaga sp.. Keduanya memiliki kemampuan yang tinggi dalam menghasilkan enzim penghancur lignin dan selulosa secara bersamaan. Untuk menjamin viabilitasnya, kedua mikroba ini dikemas khusus yang menjamin masa simpan efektif sampai 12 bulan.
|
| Nomor Paten |
: |
Paten ID 0 000 206 S |
| Peneliti |
: |
Dr. Didiek H. Goenadi dan Drs. Yufnal Away, MS |
| Kegunaan |
: |
Untuk menangani limbah padat organik berkadar selulosa tinggi (sisa pangkasan teh, kulit buah kakau, tandan kosong kelapa sawait, jerami padi, serasah daun dan ranting), yang apabila dibiarkan menumpuk akan menjadi sumber hama/penyakit, mencemari lingkungan serta memerlukan tempat penampungan dengan biaya tinggi. Penanganan dengan cara dibakar akan menimbulkan polusi dan kemungkinan terjadi kebakaran . Penanganan limbah terbaik adalah dengan cara pengomposan. Teknologi kompos yang efektif dan merupakan biotivator pengomposan yang mudah, murah, sederhana, cepart serta tidak menimbulkan bau. |
| Keunggulan |
: |
Sesuai untuk kondisi tropis, Menurunkan C/N secara cepat, Tidak membutuhkan tambahan bahan lain, Tidak perlu dilakukan pembalikan, Antagonis terhadap penyakit jamur akar. |
Pdf file
|
: |
OrgaDec
|
Last Updated (Wednesday, 25 November 2009 01:47)
|

|
Greemi-G
Greemi-G (Green Microbe) adalah formula yang mengandung dua jenis mikroba hijau yang dapat mengendalikan beberapa jenis penyakit tanaman, perkebunan, yang penularannya terjadi melalui tanah termasuk Ganoderma pada sawit, JAP pada karet dan Phytopthora pada kakao. Greemi adalah akronim dari “green microbe” yang mengindikasikan bahwa produk ini mengandung cendawan bersepora hijau, Trichoderma spp. Semula diproduksi dalam bentuk granul (”G”)
|
| Nomor Paten |
: |
Pend. Paten S-980047 |
| Peneliti |
: |
Dr. Darmono Taniwiryono |
| Kegunaan |
: |
Disis yang digunakan untuk tanaman perkebunan/HTI/buah adalah untuk bibit 25 gr/polibag, tanaman muda 100-200 gr/pohon/tahun dan tanaman produktif 300-500 gr/pohon/tahun dan untuk tanaman sayuran/pangan 10-15 gr/tanaman/musim. Untuk tindakan pencegahan, gali 5-10 cm tanah disekitar leher akar (paling jauh 30 cm) dengan hati-hati. Taburkan Greemi G, kemudian tutup kembali dengan tanah. Untuk tindakan pengobatan pada kelapa sawit, kikis dan hilangkan bagian yang sakit, taburkan Greemi-G pada bekas luka, kemudian tutup dengan tanah. Untuk penghancuran sumber inokulum pada sisa-sisa tanaman, taburkan 0,5% Greemi-G pada tumpukan sisa bahan tanaman, campur merata, kemudian tutup rapat dengan plastik selma 3-4 minggu. |
| Keunggulan |
: |
Dapat menyembuhkan tanaman yang terserang Ganoderma, JAP dan Phytopthora serta dapat memicu pertumbuhan tanaman. Dapat digunakan untuk pembibitan, tanaman belum menghasilkan dan tanaman produktif. Untuk tanaman perkebunan, HTI, buah-buahan, sayuran dan tanaman pangan. Aman terhadap tanaman dan lingkungan. Aktif tumbuh dan berkembang didalam tanah yang merupakan habitatnya sehingga peluang untuk mencapai sasaran lebih besar.
|
Pdf file
|
: |
Greemi-G |
Last Updated (Wednesday, 25 November 2009 01:48)

|
NoBB
NoBB (No Brown Bast) adalah campuran bahan aktif zat pengatur tumbuh yang berfungsi merangsang kambium untuk mempercepat pembelahan sel dan memulihkan fungsi jaringan lateks. NoBB juga mampu menyembuhkan Brown Bast atau Kekeringan Alur Sadap (KAS) dan mempecepat pertumbuhan kulit pulihan pada pohon sehat.
|
| Nomor Paten |
: |
Pend. Paten S-980046 |
| Peneliti |
: |
Dr. Siswanto DEA dan Dr. Agus Purwantara |
| Kegunaan |
: |
Tandai dan batsi panel sadap yang mengalami gangguan KAS dengan alur sadp isolasi. Bagian yang mengalami gangguan KAS dibuang habis dengan cara menyadap sedalam irisan sadap biasa + 3-4 mm dari kambium. Dua hari kemudian oleskan secara merata 40-50 ml NoBB per 100cm panjang bidang sadap yang diobati. Pengolesan diulangi 1 dan 2 bubuk, secepatnya diobati dengan insektisida. Penyadapan dapat dilanjutkan pada bidang sadap lain yang masih normal setelah tanaman diistirahatkan selama 2-3 bulan. |
| Keunggulan |
: |
Menyembuhkan gangguan Brown Bast atau KAS. Mempercepat pertumbuhan kulit pilihan pada tanaman terserang KAS atau pada pohon yang sehat. Sangat ekonomis dalam usaha meningkatkan produksi karet. |
Pdf file
|
: |
NoBB |
Last Updated (Wednesday, 25 November 2009 01:48)

|
Biometeor
Biometeor adalah bioinsektisida bebahan aktif jamur Metharhizium anisopliae. Sangat seleltif untuk mengendalikan hama tanaman dalam tanah seperti hama boktor tebu (Dorysthenes sp.) dan boktor sengon (Xytrocera festiva) serta hama tanaman lainya.
|
| Nomor Paten |
: |
Pend. Paten S-2000 0106 |
| Peneliti |
: |
Dr. Didiek H.G |
| Kegunaan |
: |
Untuk mengendalikan hama dalam tanah gunakan biometeor dengan cara ditaburkan dengan dosis 100 kg/ha untuk bentuk tepung, atau 200 kg/ha untuk bentuk butiran. Penggunaan biometeor untuk hama tanaman dapat disemprotkan dengan dosis 10 gram/liter air untuk bentuk tepung, dan 20 gram/liter air untuk bentuk butiran. |
| Keunggulan |
: |
Aman terhadap tanaman dan lingkungan |
Pdf file
|
: |
Biometeor |
Last Updated (Wednesday, 25 November 2009 01:49)

|
nirAma
nirAma adalah bioinsektisida dengan Paecilomyces fumosoroseus sebagai bahan aktif. Digunakan untuk mengendalikan hama tanaman seperti Helopeltis antonii, ulat api, Ectropis bhurmitra, Antitrygodes divisaria, Hyposidra talaca, Metanastria hyrta, Homona coffearia, Poicilocorys sp., Spodoptera litura, dan Meloidogyne sp.
|
| Nomor Paten |
: |
Pend. Paten S-2000 0132 |
| Peneliti |
: |
Dr. Agus Purwantara |
| Kegunaan |
: |
Untuk mengendalikan hama pada tanaman, nirAma disemprotkan dengan dosis 2 kg/ha, volume air 400 L/ha sebanyak 2-4 kali aplikasi. Untuk pengendalian hama dalam tanah NirAma ditaburkan dengan dosis 60 kg/ha, sebanyak 2 kali per tahun.
|
| Keunggulan |
: |
Menekan biaya pengendalian hama. Mengurangi ketergantungan penggunaan insektisida kimia. Mengendalikan serangan berbagai jenis hama dengan keefektifan yang sama dengan insektisida kimia. Mengurangi residu pestisida. Aman terhadap lingkungan dan tanah. |
Pdf file
|
: |
nirAma |
Last Updated (Wednesday, 25 November 2009 01:49)
|
|