Selasa, 07 September 2010Selamat Datang di Jurnal Elektronik Menara Perkebunan


Halaman Petunjuk Penulisan

Petunjuk Bagi Penulis

Naskah. Ditulis dalam Bahasa Inggris dengan ringkasan ditulis dalam bahasa Indonesia. Diketik di atas kertas A4 dua spasi, setiap halaman diberi nomor urut. Judul dibuat singkat tidak lebih dari delapan kata. Di bawah judul dicantumkan judul dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggeris, nama serta intansi tempat penulis bekerja. Diikuti summary kemudian ringkasan. Naskah rangkap dua dan disket diserahkan kepada Dewan Penyunting.
Ringkasan. Terdiri atas ringkasan bahasa Indonesia dan ringkasan bahasa Inggris. Jumlah kata tidak lebih dari 250, memuat intisari dari seluruh tulisan yang meliputi tujuan, bahan dan metode, hasil dan kesimpulan.
Nama Latin. Untuk penulisan pertama kali, nama ilmiah ditulis lengkap termasuk nama penemunya. Setelah itu dapat disingkat menjadi huruf awal. Jika menggunakan nama dalam bahasa Indonesia atau daerah, untuk pertama kali harus disertai nama latin.
Penyingkatan. Istilah kimia yang panjang disingkat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, misalnya DNA, RNA, ATP dst. Tanggal tidak boleh disingkat. Satuan ukuran ditulis lengkap kecuali, jika didahului angka misalnya g, mg, mL. Penulisan jumlah dari nol sampai sepuluh ditulis dengan huruf kecuali yang diikuti oleh satuan ukuran ditulis dengan angka arab, misalnya 3 ton, 7 mL, angka pecahan ditulis secara desimal.
Ringkasan. Merupakan abstrak yang penyajian hasilnya dilengkapi dengan pembahasan.
Tabel. Judul tabel dibuat singkat dan jelas, diletakkan di atas tabel yang bersangkutan.
Gambar/Foto. Judul gambar diletakkan di bawah gambar. Foto dibuat di atas kertas mengkilap.
Daftar Pustaka. Di dalam teks karangan ditulis sebagai berikut. Basuki (1994) jika pengarang lebih dari dua orang menjadi Basuki et al. (1994). Daftar pustaka disusun menurut abjad. Judul majalah hendaknya disingkat sesuai dengan World List of Scientific Periodicals misalnya:
  • Coffman, W.R.(1995). Agricultural Biotechnology Research Program in Indonesia. Bogor Agency for Agriculture Research and Development, 62p.
  • Jinguo-Hu & C.F. Quiros(1991). Identification of Broccoli and Cauliflower Cultivar with RAPD Markers. Plant Cell Rep., 10(4), 505- 511
  • Pusat Karantina Pertanian (1993). Deskripsi Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina Luar Negeri. Jakarta, Pusat Karantina Pertanian, 115p
  • Shamsul Kamar, A.S. (1994). Distribution and Severity of Rubber Disease in Malaysia. In IRRDB Symposium on Disease of Hevea Rubber, Cochin, India, 21-22 November 1994, p. 16-22.
gambarpdfpdf
Kembali>>

BALAI PENELITIAN BIOTEKNOLOGI PERKEBUNAN INDONESIA
LEMBAGA RISET PERKEBUNAN INDONESIA
Jl. Taman Kencana No. 1,  Kotak Pos 179, Bogor 16001. Telp. 0251-324048/327449. Fax. 0251-328516
E-mail : briec@indo.net.id http://www.ibriec.org

Copyright © 2007