| Petunjuk Bagi Penulis |
| Naskah. Ditulis dalam Bahasa Inggris dengan
ringkasan ditulis dalam bahasa Indonesia. Diketik di
atas kertas A4 dua spasi, setiap halaman diberi nomor
urut. Judul dibuat singkat tidak lebih dari delapan kata.
Di bawah judul dicantumkan judul dalam bahasa
Indonesia atau bahasa Inggeris, nama serta intansi
tempat penulis bekerja. Diikuti summary kemudian
ringkasan. Naskah rangkap dua dan disket diserahkan
kepada Dewan Penyunting. |
| Ringkasan.
Terdiri atas ringkasan bahasa Indonesia dan ringkasan bahasa Inggris.
Jumlah kata tidak lebih dari 250, memuat intisari dari seluruh tulisan
yang meliputi tujuan, bahan dan metode, hasil dan kesimpulan. |
| Nama Latin. Untuk penulisan pertama kali, nama
ilmiah ditulis lengkap termasuk nama penemunya.
Setelah itu dapat disingkat menjadi huruf awal. Jika
menggunakan nama dalam bahasa Indonesia atau
daerah, untuk pertama kali harus disertai nama latin.
|
| Penyingkatan.
Istilah kimia yang panjang disingkat
sesuai dengan ketentuan yang berlaku, misalnya DNA,
RNA, ATP dst. Tanggal tidak boleh disingkat. Satuan
ukuran ditulis lengkap kecuali, jika didahului angka
misalnya g, mg, mL. Penulisan jumlah dari nol sampai
sepuluh ditulis dengan huruf kecuali yang diikuti oleh
satuan ukuran ditulis dengan angka arab, misalnya
3 ton, 7 mL, angka pecahan ditulis secara desimal.
|
| Ringkasan.
Merupakan abstrak yang penyajian
hasilnya dilengkapi dengan pembahasan. |
| Tabel.
Judul tabel dibuat singkat dan jelas, diletakkan
di atas tabel yang bersangkutan. |
| Gambar/Foto. Judul gambar diletakkan di bawah
gambar. Foto dibuat di atas kertas mengkilap. |
| Daftar Pustaka. Di dalam teks karangan ditulis
sebagai berikut. Basuki (1994) jika pengarang lebih
dari dua orang menjadi Basuki et al. (1994).
Daftar pustaka disusun menurut abjad. Judul majalah
hendaknya disingkat sesuai dengan World List of
Scientific Periodicals misalnya: |
- Coffman, W.R.(1995). Agricultural Biotechnology Research Program in Indonesia. Bogor Agency for Agriculture Research and Development, 62p.
- Jinguo-Hu & C.F. Quiros(1991). Identification of Broccoli and Cauliflower Cultivar with RAPD Markers. Plant Cell Rep., 10(4), 505- 511
- Pusat Karantina Pertanian (1993). Deskripsi Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina Luar Negeri. Jakarta, Pusat Karantina Pertanian, 115p
- Shamsul Kamar, A.S. (1994). Distribution and Severity of Rubber Disease in Malaysia. In IRRDB Symposium on Disease of Hevea Rubber, Cochin, India, 21-22 November 1994, p. 16-22.
|
|